First blog post

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

Advertisements
Featured post

Tanaman Durian D24

Tanaman Buah Durian D24

Durian D24 atau yang lebih dikenal dengan julukan Durian Sultan ini adalah varietas durian unggulan asal dari Malaysia. Buah durian d24 ini memiliki ukuran jumbo, namun relatif lebih kecil bila dibandingkan dengan durian musang king atau monthong dengan bentuknya yang cenderung lebih bulat. Durian D24 merupakan jenis buah durian unggulan dengan daging tebal, lembut, bertekstur kering dan rasanya manis.

Pohon Durian D24 dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1.000 m di atas permukaan laut. Akan tetapi produksi terbaik dicapai jika ditanam pada ketinggian 400–600 m di atas permukaan laut. Tanaman ini menyukai daerah yang beriklim basah atau tempat-tempat yang sering turun hujan. Suhu yang cocok untuk Tanaman Durian D24 70cm Unggul adalah suhu panas berkisar 30-35 derajat celcius, degan penyinaran sinar matahai penuh.

Jika dirawat dengan baik maka Tanaman Durian D24 akan mulai berbuah pada umur 3-5 tahun sesudah tanam, dengan ketinggian pohonnya bisa mencapai 5  meter.

Cara Merawat Bibit Durian D24

Untuk memperoleh hasil yang optimal tanaman durian harus dirawat dengan baik, diantaranya dengan penyiraman, dapat dilaksanakan 1 kali dalam 1 hari. Untuk pemupukan, pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk NPK Bunga sebanyak 1 bulan 1 kali lalu dilanjutkan dengan pemberian pupuk NPK Buah pada bulan selanjutnya.

Gunakanlah media tanam berupa tanah yang gembur. Setelah itu tambahkan kompos ke dalam lubang tanam atau pot kirta-kira 1-2 kg tiap lubang.

Lakukan penyiraman sebanyak sehari 1 kali dan pemupukan sebanyak satu bulan satu kali. Pemupukan dilakukan dengan cara menabur atau membenamkan pupuk NPK Buah di sekeliling media tanah tanaman. Yang tak kalah pentingnya adalah membersihkan gulma secara periodik supaya kesehatan tanaman bisa terlindung dari hama dan penyakit tanaman.

Demikian informasi tentang Tanaman Durian D24 yang dapat kami sampaikan dan semoga bermanfaat untuk anda.

 

Cara Budidaya Mangga Arumanis Agar Cepat Berbuah

CARA BUDIDAYA MANGGA ARUMANIS AGAR CEPAT BERBUAH

Mangga merupakan buah yang hampir semua masyarakat mengenal dan menyukai rasa dari buah ini. Selain itu, kandungan vitamin yang terdapat pada buah mangga sangat banyak sekali dan bermanfaat bagi tubuh. Pohon mangga merupakan salah satu tanaman buah-buahan yang sangat mudah dalam penanamannya mulai dari pembibitan dan perawatan. Sedangkan untuk ukuran buah dan rasa buah biasanya tergantung dari jenis mangga yang dipilih oleh penanam. Maka dari itu, agar Anda tidak menyesal, pilihlah jenis buah mangga yang mempunyai rasa enak. Selain itu, Anda bisa menanam pohon buah mangga di dalam pot, tujuannya agar pohon mangga ukurannya tetap kecil namun bisa berbuah. Atau Anda bisa menanam langsung di dalam tanah, tujuannya untuk memperoleh pohon ukuran besar.

Pada umumnya Mangga mempunyai variasi jenis seperti mangga madu, mangga harum manis, mangga apel, mangga manalagi, mangga golek, mangga kueni, mangga Indramayu dan jenis mangga lainnya. Pada dasarnya, cara menanam mangga di semua variasi jenis mangga tersebut sama, namun yang paling mudah dan banyak peminatnya yaitu mangga harum manis. Mangga harum manis mempunyai buah yang manis, bijinya agak kecil namun daging mangganya tebal, sehingga menjadi pilihan yang tepat apabila dibudidayakan. Budidaya mangga harum manis pun dapat dilakukan dengan penanaman biji atau dengan cangkok. Namun untuk menghasilkan tanaman mangga cepat berbuah maka sebaiknya menggunakan cara cangkok.

Berikut ini, akan dipaparkan beberapa langkah atau cara budidaya mangga Arumanis yang menghasilkan kualitas buah mangga Arumanis yang baik dan mempunyai rasa yang enak. Berikut ini penjelasannya

  1. Persiapkan bibit mangga

Bibit mangga buah hasil dari proses cangkok dapat Anda peroleh dari penjual tanaman taman, buah dan sayur. Sehingga Anda tidak perlu melakukan pencangkokan sendiri. Pilihlah tanaman yang tidak mempunyai cabang namun subur dan batangnya tegak.

  1. Menyiapkan lubang

Sama halnya dengan teknik Menanam Anggur dan Menanam Buah Naga. Cara menanam mangga yaitu buat lubang dengan ukuran 40 cm x 40 cm dengan dalamnya 50 cm. Lalu taburkan pupuk kompos setinggi 1/3 bagian. Biarkan lubang hingga 5-7 hari agar kondisinya stabil.

  1. Penanaman pohon mangga

Buka polybag dari bibit tanaman mangga yang sudah siap dengan cara merebok keseluruhan plastiknya. Lakukan dengan perlahan agar tanah dan bibitnya tidak buyar. Masukkan bibit ke dalam lubang dengan posisi di tengah lubang dan tutup dengan sisa tanah galian.

Perlu Anda ketahui ketika akan menutup pohon mangga, sebaiknya tanah sudah dicampur menggunakan pupuk kompos. Setelah itu lakukan pemadatan yakni jangan terlalu kencang namun jangan terlalu longgar. Lakukan penyiraman pagi dan sore hingga bibit benar-benar tumbuh.

Setelah Anda melakukan tips cara menanam mangga yang benar maka langkah selanjutnya adalah melakukan perawatan. Sebaiknya dalam melakukan perawatan tanaman mangga harum manis dilakukan secara rutin agar mangga harum manis dapat tumbuh dengan optimal. Caranya, lakukan serutin mungkin membersihkan rumput yang ada di sekitar pohon mangga tersebut. Selanjutnya untuk pemupukan pohon mangga tersebut dilanjutkan ketika usia tanaman sudah hampir 2 bulan dari penanamannya. Untuk menghindari penggunaan pupuk kimia yang berbahaya, maka lebih baik menggunakan pupuk kompos atau kandang.

Tanaman mangga harum manis hasil dari cangkokan biasanya dalam proses produksi buahnya lebih cepat. Hal tersebut mendapatkan pengaruh dari iklim atau cuaca yang ada di daerah tersebut. Pada umumnya, mangga hasil cangkok yang sudah ditanam baru akan menghasilkan buah pada usia 1 tahun hingga 1.5 tahun mulai dari penanamannya. Namun hal tersebut tergantung dari pertumbuhan tanaman dan pemilihan kualitas bibit.

Demikian beberapa Cara budidaya mangga arumanis yang tepat agar cepat berbuah.

PENGERTIAN BENIH DAN BIBIT

Apakah anda masih bingung membedakan antara Bibit dengan Benih? Jikalau anda masih bingung maka alangkah lebih baiknya kita simak penjelasan di bawah ini

  1. Pengertian benih

Benih adalah bahan pertanaman berupa biji yang berasal dari biji yang terpilih. Sedangkan biji yang terpilih adalah biji yang telah mengalami seleksi atau pemilihan. Dan biji adalah hasil dari persarian suatu tanaman.

  1. Pengertian bibit

Bibit adalah bahan pertanaman berupa vegetative, terdiri dari :

  • Tanaman muda asal biji, misalnya :
  • Bibit cabutan
  • Bibit puteran
  • Bibit setump

Bahan tanaman asal pembiakan secara vegetative misalnya :

  • Cangkokan
  • Stek

Organ khusus dari tanaman, misalnya :

  • Setolon
  • Umbi batang
  • Bulbus dan suing
  • Bulbil
  • Anakan

Pengertian Benih Unggul dan Jenis Unggul

Jenis unggul

Bibit Unggul/ Jenis unggul/varietas unggul adalah jenis yang mempunyai sifat-sifat lebih baik dari pada jenis-jenis lainnya. Untuk jenis unggul sifat-sifat penting yang harus dimiliki yaitu:

  • Daya hasil tinggi
  • Umur pendek
  • Respons terhadap pemupukan
  • Tahan terhadap serangan hama dan penyakit
  • Tahan terhadap gaya-gaya perusak dari luar lainnya
  • Mudah pemeliharaannya
  • Mutu hasilnya baik

Contoh beberapa jenis unggul :

  • Jagung : Metro, Malin, Harapan, Bastar kuning, Kanya putih, Bima, Pandu, Permadi.
  • Padi : Sinta, Dewi tara, PB5, PB8, si Ampat (C4-63), Pelita I/1 dan Pelita I/2.
  • Kacang tanah : Gajah (No. 61), Macan (No. 62), Banteng (No. 68) dan Kijang (No. 68).
  • Ubi Kayu : V-629.
  • Kentang : Desiree, Patronas, Donata, Radosa, Rapan 104 dan Rapan 181.
  • Tomat : Maascros, Bonset, Extase, Semooth Skin dan Money Maker.

Benih unggul

Benih unggul adalah benih yang berasal dari jenis unggul, yang berkwalitas baik, ditinjau dari segi kemurnian benih, kebersihan benih, daya tumbuh dan kesehatan benih.

Pemakaian benih unggul merupakan salah satu factor penting yang menentukan tinggi rendahnya hasil persatuan luas suatu pertanaman.

Jenis unggul dalam hubungannya dengan hasil

Pemakaian jenis unggul menjadi salah satu syarat untuk meningkatkan hasil, maka kesadaran petani untuk berjenis unggul (dan berbenih unggul) adalah merupakan kunci utama peningkatan produksi. Maka untuk mempermudah pengawasan dan pembinaan sistim perbanyakan benih unggul dari suatu jenis unggul demi menjamin mutu benihnya, diadakan klasifikasi benih, yaitu :

  • Breeder Seed (Benih Teras)

Benih ini di perbanyak dan langsung di hasilkan atau di awasi oleh seorang breeder (pemulia) yang membuat benih tsb breeder seed ini di sediakan oleh seorang breeder atau lembaga penelitian untuk pembuatan foundation seed .

  • Foundation seed (benih dasar)

Foundation seed adalah benih yang langsung di perbanyak dari breeder seed. Identitas genetis dan kemurniaan dari jenis dipertahankan di dalam foundation seed. Benih ini di hasilkan dan di awasi secara teliti dan disahkan oleh lembaga penelitian atau perwakilannya. Foundation seed adalah merupakan sumber dari semua kelas certified seed,apakah langsung atau melalui registered seed.

  • Registered seed

Registered seed adalah keturunan dari foundation seed atau registered seed. Registered seed mempertahankan secara cukup identitas genetis dan kemurnian dari jenis untuk produksi certified seed.

  • Certified seed

Certified seed adalah keturunan dari foundation,registered atau certified seed. Certified seed harus dikuasai sedemikian untuk mempertahankan identitas genetis secara cukup dan kemurnian dari jenis yang akan disahkan oleh orang yang di tugaskan untuk ini,misalnya oleh inspektur benih diperta yang sudah mendapat latian dari lembaga. Certified seed ini dapat ditanam oleh petani penanam benih dari penangkar benih.

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑